Semarang (13/09/2022). Schistosomiasis masih menjadi permasalahan kesehatan masyarakat di salah satu wilayah di Indonesia. Schistosomiasis merupakan salah satu penyakit yang diperantarai oleh keong yang menginfeksi manusia dan mamalia lain. Schistosomiasis tersebar di berbagai wilayah kawasan Asia, Afrika dan Amerika. Di Indonesia schistosomiasis hanya ditemukan di dataran tinggi Napu, Lindu dan Bada, Sulawesi Tengah. Keong perantara schistosomiasis di Indonesia adalah Oncomelania hupensis lindoensis.
Meskipun hanya terdapat di wilayah tertentu, pemahaman terkait epidemiologi Schistosomiasis perlu dipelajari, terutama oleh mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Diponegoro. Oleh karena ini Bagian Epidemiologi dan Penyakit Tropik, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Diponegoro menyelenggarakan kegiatan kuliah dosen tamu dengan tema “Permasalahan Schistosomiasis Dan Metode Pengendaliannya”. Kegiatan ini dilaksanakan dengan mengundang Prof. M. Sudomo sebagai ahli penyakit tular vector terutama di bidang Schictosomiasis.
Pada kegiatan kuliah dosen tamu yang dilaksanakan pada hari Selasa, 13 September 2022 secara daring ini diikuti oleh 302 peserta. Peserta tidak hanya berasal dari mahasiswa saja, tetapi dari berbagai institusi Kesehatan seperti Kementrian Kesehatan, Dinas Kesehatan, Puskesmas, Kantor Kesehatan Pelabuhan dan juga Badan Riset dan Inovasi Nasional. Dalam pemaparannya, Prof Sudomo memberikan materi yang sangat komprehensif terkait penyakit Schistosomiasis hingga metode pengendaliannya. Sehingga meningkatkan antusias peserta dalam sesi diskusi dan tanya jawab. Dalam penanganan permasalahan Schistosomiasis masih sangat diperlukan kerja sama lintas sectoral yang saling terintegrasi dalam pencegahan penyakit Schistosomiasis, sehingga tujuan eliminasi Schistosomiasis dapat terwujud di Indonesia.